Selasa, 10 Mei 2016

Peralatan Kategori 3

a. HPLC
Digunakan untuk memisahkan suatu bahan dari beberapa campuran didalam suatu kolom yang dialiri dengan fase gerak berdasarkan sifat polar dan non polarnya bahan. Dapat mengetahui kualitatif dan kuantitatif dari suatu sampel. Kualitatif dapat diketahui dengan adanya

Peralatan Kategori 2 (23)

a. Spektrofotometer
Fungsi : untuk mengukur konsentrasi suatu larutan sampel dengan panjang gelombang tertentu dengan menggunakan volume sampel yang sangat kecilseperti mengukur konsentrasi DNA dan RNA dengan menggunakan sinar UV dengan volume hanya 3 μl.

Peralatan Kategori 1 (17)

a. Beaker Glass
Fungsi : berupa wadah dari kaca yang tahan terhadap panas yang tinggi yang digunakan sebagai tempat bahan umum maupun khusus, biasanya mempunyai skala volume.

b. Erlenmeyer
Fungsi : berupa wadah dari kaca yang tahan terhadap panas yang tinggi yang digunakan sebagai tempat menampung hasil ekstraksi suatu bahan.

Regresi Linear

Regresi linear adalah alat statistik yang dipergunakan untuk mengetahui pengaruh antara satu atau beberapa variabel terhadap satu buah variabel. Variabel yang mempengaruhi sering disebut variabel bebas, variabel independen atau variabel penjelas. Variabel yang dipengaruhi sering disebut dengan variabel terikat atau variabel dependen. Regresi linear hanya dapat digunakan pada

Regresi Logistik

Regresi logistik adalah sebuah pendekatan untuk membuat model prediksi seperti halnya regresi linear atau yang biasa disebut dengan istilah Ordinary Least Squares (OLS) regression. Perbedaannya adalah pada regresi logistik, peneliti memprediksi variabel terikat yang berskala dikotomi. Skala dikotomi yang dimaksud adalah

ANOVA

Anova merupakan singkatan dari "analysis of varian" adalah salah satu uji komparatif yang digunakan untuk menguji perbedaan mean (rata-rata) data lebih dari dua kelompok. Misalnya kita ingin mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata IQ antara siswa kelas SLTP kelas I, II, dan kelas III. Ada dua jenis Anova, yaitu analisis varian satu faktor (one way anova) dan analisis varian dua faktor (two ways anova). Pada artikel ini hanya akan dibahas analisis varian satu faktor.

Mann Whitney

Mann Whitney U Test adalah uji non parametris yang digunakan untuk mengetahui perbedaan median 2 kelompok bebas apabila skala data variabel terikatnya adalah ordinal atau interval/ratio tetapi tidak berdistribusi normal.
Berdasarkan definisi di atas, uji Mann Whitney U Test mewajibkan data berskala ordinal, interval atau rasio.

Paired T Test

Paired T Test digunakan sebagai uji komparatif atau perbedaan apabila skala data kedua variabel adalah kuantitatif (Interval atau Rasio).

Uji T Test

Independen T Test adalah uji komparatif atau uji beda untuk mengetahui adakah perbedaan mean atau rerata yang bermakna antara 2 kelompok bebas yang berskala data interval/rasio. Dua kelompok bebas yang dimaksud di sini adalah dua kelompok yang tidak berpasangan, artinya sumber data berasal dari subjek yang berbeda. Misal Kelompok Kelas A dan Kelompok kelas B, di mana responden dalam kelas A dan kelas B adalah 2 kelompok yang subjeknya berbeda.

Senin, 09 Mei 2016

Chi-Square

Chi-Square disebut juga dengan Kai Kuadrat. Chi Square adalah salah satu jenis uji komparatif non parametris yang dilakukan pada dua variabel, di mana skala data kedua variabel adalah nominal. (Apabila dari 2 variabel, ada 1 variabel dengan skala nominal maka dilakukan uji chi square dengan merujuk bahwa harus digunakan uji pada derajat yang terendah).

Distribusi Frekuensi

Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar (Hasan, 2001).

Normalitas Data

Uji distribusi normal adalah uji untuk mengukur apakah data (numerik) kita memiliki distribusi normal sehingga dapat dipakai dalam statistik parametrik (statistik inferensial). Cara yang biasa dipakai untuk menghitung masalah ini adalah Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro Wilk yang masuk dalam kategori Goodness Of Fit Tes.

Analisa Data

1. Uji Validitas
2. Uji Reliabilitas
3. Normalitas Data
4. Distribusi Frekuensi
5. Chi-Square
6. T Test
7. Paired T Test
8. Mann Whitney
9. ANOVA
10. Regresi Linear
11. Regresi Logistik

Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Ada beberapa metode pengujian reliabilitas diantaranya

Uji Validitas

Uji validitas dilakukan untuk memastikan seberapa baik suatu instrumen digunakan untuk mengukur konsep yang seharusnya diukur. Menurut Sugiono (2010) untuk menguji validitas konstruk dilakukan dengan cara mengkorelasikan antara skor butir pertanyaan dengan skor totalnya.

Uji validitas yang biasa saya gunakan adalah Corrected Item Total Correlation, berikut uraiannya:

Rabu, 04 Mei 2016

Prosedur

   Prosedur sebelum dan setelah penelitian yang wajib diikuti oleh calon peneliti:

PENELITIAN LABORATORIUM
A. Sebelum Penelitian
1. Peneliti wajib menyerahkan surat izin permohonan penelitian
2. Peneliti wajib menyerahkan proposal skripsi, tesis maupun disertasi
3. Kesepakatan biaya penelitian